Hati yang Menyembah

Yesaya 29:13

Apakah Bapak, Ibu, Saudara tahu istilah prank? Mungkin terasa asing, namun bagi yang mengerti dan suka melihat tayangan prank pasti akan memahami apa maksud dari sebuah prank. Prank adalah lelucon yang dilakukan oleh seseorang dengan maksud membuat targetnya merasa kaget, heran, atau tidak nyaman. Pertanyaannya, bagaimana perasaan anda jika ada seseorang tiba-tiba bergurau dengan anda padahal anda tidak dalam situasi yang ingin bercanda? Ambil saja contoh seseorang datang kepada anda dengan membawa hadiah yang besar sebagai ucapan selamat atas keberhasilan anda. Setelah anda buka yang anda dapatkan hanyalah secarik kertas dengan ucapan “Selamat”. Tentu ada perasaan kurang nyaman. Demikian juga yang terjadi saat kita datang menghadap hadirat Tuhan, seakan-akan memuji Tuhan, mengucap syukur, atau menyembah Tuhan, namun hati kita tidak demikian. Kita datang sebagai kebiasaan, rutinitas, tanpa tahu jika Allah merindukan isi yang ada didalam hati kita, bukan bungkus luarnya. Penyembahan bukan tentang yang menarik diluar atau yang terlihat mata jasmani, penyembahan sejatinya berbicara akan sesuatu yang tersembunyi yang hanya engkau dan Allah yang tahu. Hati yang menyembah merupakan sebuah pengakuan, jika kita datang kepada Allah dalam momen rindu, mengucap syukur, serta berserah, yang kita ungkapkan dalam sikap hormat serta memuja Dia.(EP)

Photo by Carolyn V on Unsplash

Leave a comment