Tidak Dapat Dibatasi Ruang

2 Tawarikh 16:19

Karena mata TUHAN menjelajah seluruh bumi untuk melimpahkan kekuatan-Nya kepada mereka yang bersungguh hati terhadap Dia (2 Tawarikh 16:9a). Ayat yang baru saja kita baca menjelaskan kepada kita bahwasanya Allah yang kita sembah tidak dapat dibatasi oleh ruang apapun juga, sebab dimanapun kita berada ada mata Tuhan yang senantiasa menatap dan memperhatikan kita. Jadi, sebenarnya tidak ada ruangan rahasia di hadapan Tuhan.

Seringkali kita merasa bahwa tidak ada yang memperhatikan apa yang kita kerjakan, saat kita melakukan sesuatu di tempat tersembunyi. Akan tetapi sekalipun tempat itu sangat tersembunyi namun mata Tuhan tetap ada di sana. Mengingat hal ini, maka sudah seharusnya kita hidup bersungguh-sungguh, sebab apapun yang kita kerjakan sekalipun tidak ada mata manusia yang melihat akan tetapi mata Tuhan selalu memperhatikan apa yang kita lakukan.

Maka marilah kita belajar untuk hidup lebih sungguh-sungguh lagi dengan terus melakukan Firman Tuhan dan apa yang menyenangkan hati Tuhan bukan apa yang dapat membuat Tuhan marah atau murka. Ingat, bahwa mata Tuhan tidak dapat dibatasi oleh ruang, tidak ada yang tersembunyi bagi Dia dan Ia akan memberikan upah yang adil atas segala sesuatu yang kita kerjakan.(FK)


Words by FK (GIA Kopo Permai)
Photo by Carolyn V on Unsplash

Komunikasi dengan ALLAH

Keluaran 33:9-23

Kadangkala kita tidak tahu bagaimana caranya berkomunikasi dengan Allah. Melalui kisah Musa yang berkomunikasi dengan Allah seperti terhadap sahabatnya sendiri (Bil. 12:7-8), kiranya menjadi contoh bahwa kitapun dapat membangun komunikasi dengan Allah. Ternyata untuk berkomunikasi dengan Tuhan merupakan hal yang sederhana. Kita dapat menceritakan isi hati kita sama seperti kepada teman kita (ay. 11) lewat doa yang kita panjatkan kepada Tuhan. Allah ingin agar kita mendekat kepada-Nya dalam segala situasi yang kita hadapi. Dia ingin kita menyadari bahwa Tuhan bukanlah Allah yang jauh dan sulit untuk berkomunikasi dengan umat-Nya.

Allah senantiasa ingin membangun komunikasi dengan manusia. Itu sebabnya Dia menyatakan diri-Nya dengan berbagai cara. Kita mengenal ada pernyataan umum melalui ciptaan-Nya dan suara hati manusia dan pernyataan khusus, yakni melalui Tuhan Yesus Kristus dan melalui Alkitab yang adalah Firman Allah.Dengan demikian kita tahu sekarang bahwa ada dua cara komunikasi dengan Allah. Pertama, kita dapat mencurahkan isi hati kita lewat doa yang kita panjatkan dan kedua, kita dapat mengerti isi hati Allah melalui Alkitab, yakni Firman Allah yang tertulis. (YS)


Words by FS (GIA Kopo Permai)
Photo by Carolyn V on Unsplash

Keintiman Membawa Pengenalan akan TUHAN

Kejadian 22:1-19

Nats kita hari ini menceritakan kisah Abraham yang diminta Tuhan untuk mempersembahkan anaknya sebagai korban bakaran di hadapan Tuhan. Dan Abraham lakukan semua perintah Tuhan itu dengan tidak ragu. Kejadian ini berbeda dengan kondisi saat Abraham dijanjikan akan memiliki seorang anak. Saat itu Abraham ragu.Apa buktinya Abraham ragu ? Saat istrinya (Sara) memberikan usul untuk Abraham menghampiri Hagar (hambanya) dengan harapan dari Hagar-lah mereka akan mendapatkan anak seperti yang dijanjikan Tuhan, Abraham melakukan apa yang istrinya usulkan tersebut. (Kej 16:2).

Padahal sebelumnya (Kej 15) menceritakan bahwa  Tuhan sudah menyatakan bahwa Abraham akan memiliki seorang anak. Berarti Abraham saat itu masih ada keraguan. Tapi seiring waktu berjalan, Abraham terus menjalin keintiman dengan Tuhan. Dan keitiman yang dia bangun terus menerus tersebut membawa Abraham semakin hari semakin mengenal Allah dengan lebih baik lagi. Sehingga ketika satu waktu Tuhan meminta Ishak pun Abraham tidak ragu untuk taat pada perintah Tuhan tersebut.

Mari kita terus membangun keintiman dengan Tuhan dan kita akan semakin mengenal Tuhan lebih dari sebelumnya.(DT)


Words by DT (GIA Kopo Permai)
Photo by Carolyn V on Unsplash

Bergaul Karib dengan TUHAN

Silakan klik tombol panah di bawah ini untuk menyalakan audio :)

TUHAN bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia, dan perjanjian-Nya diberitahukan-Nya kepada mereka. (Mazmur 25:14)

Dalam kaitannya hidup bergaul karib dengan Tuhan, tentu kita sudah melihat banyak sekali teladan yang firman Tuhan katakan. Ada beberapa contoh di Alkitab, Abraham, ia selalu menjalin relasi dengan Tuhan, percaya penuh, bahkan Tuhan menyatakan perjanjian-Nya pada Abraham, bukan hanya baginya dan keturunannya namun perjanjian bagi seluruh manusia yang percaya kepada-Nya.

Ada pula Henokh, ia merupakan orang yang bergaul karib dengan Tuhan selama 300 tahun terdapat di (Kej.5:24), bahkan di akhir hidupnya ia tidak mengalami kematian namun diangkat oleh Tuhan. Ada pula Musa, kita tahu bagaimana cara hidupnya sangat karib dengan Tuhan sehingga Tuhan menyatakan tanda-tanda ajaib dimasa kepemimpinannya, dan tentu masih banyak lagi. Jika dilihat dari seluruh teladan yang sudah Alkitab katakan, kunci kehidupan mereka yang bergaul karib dengan Tuhan adalah “Takut akan Dia”, dapat diartikan juga berjalan sesuai kehendak-Nya.

Lalu bagaimana caranya agar kita dapat bergaul karib dengan Allah? Kematian dan kebangkitan Kristus telah memberikan kita jalan untuk berkomunikasi dengan Tuhan disegala kondisi. Jangan takut, taat dan berjalanlah dengan kehendak-Nya. (NV)


Words by NV (GIA Kopo Permai)
Voice by Yemima Dhea C.
Photo by Carolyn V on Unsplash

Wahyu Khusus

“Sungguh, Tuhan ALLAH tidak berbuat sesuatu tanpa menyatakan keputusan-Nya kepada hamba-hamba-Nya, para nabi.” (Amos 3:7)

Wahyu Khusus adalah penyataan Allah yang disampaikan secara pribadi kepada orang-orang yang pilihanNya Allah. Jika wahyu umum disampaikan kepada semua orang, sementara wahyu khusus hanya dinyatakan pada mereka yang terpilih. Allah dalam memilih orang-orang pilihanNya tidak dapat diatur oleh manusia, sebab dalam penentuanNya Ia melandasinya dengan otoritas dan kemahakuasaanNya.

Jika dalam wahyu umum berarti tentang penciptaan, hati Nurani serta sifat natural manusia, maka dalam wahyu khusus lebih kepada segala rencana Allah pada umat kesayanganNya, dimana dalam kedaulatanNya Ia memilih serta menyelamatkan hingga menyediakan tempat tinggal yang abadi pada kita. Pada wahyu khusus inilah yang membuat kita berbeda dengan orang-orang pada umumnya. Semua orang dapat menikmati berkat umum yaitu berkat bumi jika mereka tekun dan bekerja keras, namun kepada orang-orang percaya disediakan berkat khusus yaitu berkat sorgawi.

Lebih spesifik pada wahyu khusus Allah menunjukan inisiatifnya dengan memberi tuntunan hidup sehingga kita dapat terus berjalan dalam ketetapan Allah. Diberitahukan kepada kita rahasia pekerjaanNya sehingga kita hidup sesuai dengan panggilanNya. Kepada kita orang yang dikasihiNya Allah rindu menyatakan rencanaNya. (EP)

Words by EP (GIA Kopo Permai)
Photo by Carolyn V on Unsplash

Wahyu Umum

Silakan klik di sini untuk mendengarkan audio melalui podcast :)

Langit menceritakan kemuliaan Allah, dan cakrawala memberitakan pekerjaan tangan-Nya. (Mazmur 19:2)

Tuhan Allah kita, bukanlah Pribadi yang misterius. Dia sangat suka untuk dikenal oleh umat-Nya. Oleh sebab itu, dari dahulu kala Tuhan sudah memperkenalkan diri-Nya kepada umat-Nya. Tuhan suka memberikan pewahyuan kepada umat-Nya sehingga umat-Nya dapat mengenal Dia. Pewahyuan dari Tuhan dapat dibedakan menjadi 2, yakni wahyu umum dan wahyu khusus.

Pada hari ini kita akan belajar tentang wahyu umum yang Tuhan berikan kepada umat-Nya dengan tujuan agar umat-Nya dapat mengenal Dia. Wahyu umum yang Tuhan berikan melalui alam semesta yang dapat kita lihat. Alam semesta yang sedemikian indah menggambarkan bahwa di balik semua ini ada Pencipta yang sangat agung dan mulia. Oleh sebab itu, dalam Mazmur 19:2 pemazmur berkata bahwa “Langit menceritakan kemuliaan Allah, dan cakrawala memberitakan pekerjaan tangan-Nya.”.

Melalui alam yang ada di sekitar kita, Allah ingin menyatakan diri-Nya kepada kita bahwa Ia adalah Allah Pencipta dari semua yang indah yang dapat dinikmati oleh mata kita. Melalui mata kita sesungguhnya kita dapat melihat pekerjaan tangan Tuhan yang tidak terlihat sebab Ia sengaja memberikan itu semua untuk menyatakan bahwa Ia ada. Jadi, cobalah untuk mengenal dan menikmati Tuhan melalui apa yang sudah Ia kerjakan atau ciptakan. (FK)


Words by FK (GIA Kopo Permai)
Voice by Yemima Dhea C.

Photo by Carolyn V on Unsplash