Kabar Baik untuk Diberitakan

Baca: Kisah Para Rasul 8:26-35

“Siapa namamu?” tanya Arman, seorang mahasiswa asal Iran. Setelah saya memberi tahu bahwa nama saya Estera, wajahnya langsung berseri-seri dan ia berseru, “Wah, kita punya nama yang mirip! Dalam bahasa Farsi, nama saya adalah Setare.” Interaksi sederhana itu menjadi awal dari percakapan yang luar biasa. Saya menceritakan kepadanya bahwa saya diberi nama mengikuti salah seorang tokoh Alkitab, “Ester,” seorang ratu Yahudi di Persia (sekarang Iran). Dimulai dari kisah Ester, saya pun membagikan Kabar Baik tentang Yesus Kristus. Sebagai tindak lanjut dari percakapan kami, Arman mulai mengikuti kelas Alkitab mingguan untuk belajar lebih dalam tentang Kristus.

Salah seorang pengikut Yesus, Filipus, dituntun oleh Roh Kudus untuk mengajukan pertanyaan yang memicu percakapan dengan seorang pejabat Etiopia yang sedang berada dalam perjalanan dengan keretanya: “Mengertikah tuan apa yang tuan baca itu?” (Kis. 8:30). Pria Etiopia itu sedang membaca bagian dari kitab Yesaya dan ingin menerima pemahaman rohani. Jadi, pertanyaan Filipus datang di saat yang tepat. Lalu ia mengundang Filipus duduk di sampingnya dan dengan rendah hati mendengarkan penjelasannya. Menyadari betapa luar biasanya kesempatan itu, “mulailah Filipus berbicara dan bertolak dari nas itu ia memberitakan Injil Yesus kepadanya” (ay.35).

Seperti Filipus, kita juga memiliki kabar baik untuk diberitakan. Mari manfaatkan kesempatan yang terbuka sehari-hari di tempat kerja, di pasar swalayan, atau di lingkungan kita. Biarlah kita mengizinkan Roh Kudus menuntun langkah kita dan memberikan kita kata-kata yang tepat untuk membagikan harapan dan sukacita yang kita miliki dalam Yesus Kristus.

sumber: www.santapanrohani.org

Pemenang yang Tak Terduga

Baca: Matius 19:17-30

Mungkin peristiwa paling tak terduga dan menakjubkan dalam Olimpiade Musim Dingin 2018 adalah ketika atlet juara dunia papan seluncur salju asal Republik Ceko, Ester Ledecka, memenangi juga perlombaan cabang olahraga yang berbeda sama sekali, yaitu ski! Ia berhasil meraih medali emas meskipun ia berlomba pada giliran ke-26—sebuah upaya yang bisa dikatakan hampir mustahil.

Hebatnya, Ledecka lolos kualifikasi untuk berlomba dalam nomor super-G wanita yang menggabungkan ski menuruni bukit dengan lintasan slalom. Setelah memenangi lomba dengan selisih waktu hanya 0.01 detik dan menggunakan alat ski pinjaman, Ledecka sama terkejutnya dengan awak media dan para kontestan lain yang mengira bahwa pemenangnya pastilah salah satu pemain ski yang sudah berpengalaman.

Itulah yang lazim terjadi di dunia. Kita mengira para pemenang akan terus menang, sementara yang lain terus saja kalah. Jadi, tidak heran bila para murid terkejut mendengar Yesus berkata bahwa “sukar sekali bagi seorang kaya untuk masuk ke dalam Kerajaan Sorga” (Mat. 19:23). Yesus memutarbalikkan segala sesuatu. Bagaimana mungkin menjadi kaya (pemenang) justru adalah penghambat? Rupanya, apabila kita mengandalkan apa yang kita miliki (kemampuan dan status diri sendiri), maka bukan hanya sulit bagi kita untuk mempercayai Allah tetapi juga tidak mungkin.

Kerajaan Allah tidak diatur menurut cara dunia. “Banyak orang yang terdahulu,” kata Yesus, “akan menjadi yang terakhir, dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu” (ay.30). Baik Anda di posisi terdahulu atau terakhir, segala sesuatu yang kita terima adalah semata-mata anugerah—suatu kebaikan Allah yang tidak layak diterima.

sumber: www.santapanrohani.org

Kasih itu..

kasih itu memberi dan mengampuni..

Shalom! Sebentar lagi kita akan menyambut Jumat Agung dan Paskah. Mari sejenak kita merenungkan satu kata yang dapat menggambarkan peringatan Jumat Agung dan Paskah, yaitu KASIH..

Hanya karena KASIH, Allah Bapa memberikan Anak-Nya yang tunggal untuk mati di kayu salib demi sebuah pengampunan atas dosa-dosa kita 🙂

LOVE is FOR GIVING and FORGIVING..
KASIH itu MEMBERI dan MENGAMPUNI..

Kutahu Allah Turut Bekerja

[verse]
Ku tahu Allah turut bekerja
Di dalam s’gala perkara
Tuk mendatangkan kebaikan
Bagi yang mengasihi Dia

Saat melewati gunung dan lembah
Ku takkan takut bahaya
PenyertaanNya kurasakan
Di sepanjang jalan hidupku

[chorus]
S’bab Dia baik
Ku angkat tangan memuji Dia
S’bab Dia baik
Untuk selamanya kasih setiaNya
Puji Yesus
S’bab Dia baik

S’bab Dia Baik

[verse]
Memasuki gerbangNya Tuhan
Dengan hati yang bersyukur
Kubersorak memuji Tuhan
Dialah sukacitaku 
Kunyanyikan pujian bagi Dia
Dengan hati yang bersyukur
kurasakan kebaikanNya
di sepanjang hidupku

[chorus]
Sbab dia baik Dia sungguh baik
Kasih setianya untuk selamanya
Sbab dia baik Dia sungguh baik
Kasih setianya kekal selamanya

[bridge]
KasihNya tak pernah berubah
Dulu sekarang dan selamanya
Terpujilah Tuhan Terpujilah Yesus

Betapa Dalamnya

[verse]
Begitu besar kasih tlah tercurah bagi dunia
KaryaMu kasihMu yang termulia
Tiada terselami
besar dan ajaib perbuatanMu
Kau beri hidupMu bagi diriku

[pre-chorus]
Tiada yang sepertiMu
Kau berkuasa slamanya
Kupuji Kau selalu

[chorus]
Oh betapa dalamnya
Betapa lebarnya kasih setiaMu
Oh tiada bandingannya tiada duanya
Tiada sperti Kau  Yesus Tuhanku

[bridge 1]
AnugrahMu slalu baru
Tiada berkesudahan

[bridge 2]
Nananana, Nananana, Nananana, Oo

Ajaib Kau Tuhan

[verse]
Tak terbayang kebesaran-Mu
Dan tak terbanding kekuatan-Mu Tuhan
Kau megah bagiku
Seg’nap jiwa dan pengharapan
T’lah kuserahkan ‘tuk rencana-Mu Tuhan
Kau Raja atasku
Hanya Kau yang layak di tinggikan

[chorus]
Ajaib Kau Tuhan
Agung dan perkasa
Kau sumber kemenanganku
Layak berkuasa
Mem’rintah s’lamanya
Yesus Kaulah raja mulia

Dahsyat

[verse]
Kau Tuhan perlindunganku
Kau Tuhan kekuatanku
Kaulah anugrah bagiku

Kau Tuhan perlindunganku
Kau Tuhan keslamatanku
kupercaya Kau berkuasa

[pre-chorus]
JanjiMu nyata atas dalamku
Kuberserah kepadaMu

[chorus]
Halleluyah
Sbab NamaMu besar
Dasyat dasyat dalam hidupku

Halleluyah
Ku bersorak Yesus dahsyat
Ku bersorak Yesus Kau Raja Mulia

Yesus Mulia

[verse 1]
Terang-­Mu yang telah ubah hidupku
Kau jadikan aku ciptaan baru
Kuangkat tanganku dan memuji-­Mu

[verse 2]
Hidupku tak sama sejak Kau ada
Dan kini Engkaulah pusat s’galanya
Kasih-­Mu ‘kan s’lalu cukup bagiku

[pre-chorus 1]
Keagungan-­Mu, kedahsyatan-­Mu
Terpancar dari indahnya dunia
S’gala yang ada Kau t’lah ciptakan
Karya-­Mu sungguh tiada taranya
Sungguh tiada taranya

[chorus]
Wo-oooo, wo-oooo
Mulia Nama-­Mu
Wo-oooo, wo-oooo
Mulia Nama-­Mu

[bridge]
To God be the glory
For the things He’s done

[pre-chorus 2]
Keagungan-­Mu kedahsyatan-­Mu
Terpancar dari indahnya dunia
Kami nyatakan Yesus Mulia
S’gala yang ada Kau t’lah ciptakan
Karya-­Mu sungguh tiada taranya
Kami nyatakan Yesus Mulia

S’bab Dia Hidup

[verse]
Anak Allah Yesus namaNya. 
Menyembuhkan, menyucikan. 
Bahkan mati, tebus dosaku. 
Kubur kosong membuktikan Dia hidup

[chorus]
Sbab Dia hidup, ada hari esok
Sbab Dia hidup, ku tak gentar
Karena ku tau Dia pegang hari esok
Hidup jadi bererti sbab Dia hidup