Ibrani 11:1-3
“Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat. Sebab oleh imanlah telah diberikan kesaksian kepada nenek moyang kita. Karena iman kita mengerti, bahwa alam semesta telah dijadikan oleh firman Allah, sehingga apa yang kita lihat telah terjadi dari apa yang tidak dapat kita lihat.”
Kejadian 4:3-5 menceritakan bahwa Kain mempersembahkan sebagian dari hasil tanahnya kepada Tuhan dan Habel mempersembahkan anak sulung kambing dombanya. Namun Tuhan mengindahkan persembahan Habel tetapi Kain dan korban persembahannya tidak. Bahkan dalam Ibrani 11:1-3 dikatakan bahwa Habel telah mempersembahkan yang lebih baik daripada Kain.
Apa yang membedakan korban Habel dan korban Kain ? Habel mempersembahkan korban persembahannya karena iman, dan pengenalan yang benar akan Allahnya, berdasarkan apa yang disampaikan orang tuanya (Adam dan Hawa) mengenai peristiwa kejatuhan mereka kemudian Tuhan memberikan kepada mereka pakaian dari kulit binatang, berarti ada binatang yang dikorbankan untuk dapat diambil kulitnya sebagai pakaian bagi manusia. Di sana mereka menyadari bahwa setiap korban harus ada penumpahan darah. Berbeda dengan Kaih yang mempersembahkan sebagian dari hasil tanahnya, sebatas korban ucapan syukur kepada Tuhan.
Biarlah kita menyadari bahwa korban yang benar itu mengandung unsur penebusan, harus ada darah yang ditumpahkan. Bagi kita yang hidup sekarang ini, korban Kristus di kayu salib dimana darah-Nya sudah ditumpahkan untuk pengampunan dosa kita, itu merupakan korban yang benar dan sempurna. (YS)