*Kesaksian Alkitab*

*💒 Words📖 of God🎚️* Rabu, 6 September 2023

2 Timotius 3:16
_Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran._

Alkitab yang kita miliki merupakan Alkitab yang berdiri di atas kesaksian, bukan hanya 1 atau 2 orang, tapi dia atas kesaksian 40 orang lebih penulis kitab, yang hidup dalam zaman yang berbeda, yaitu 1600 tahun namun memiliki satu kesatuan yang sama yaitu misi penyelamatan umat manusia. Alkitab kita ada, bukan atas klaim satu orang orang, namun kebenaranya dapat diuji oleh kesaksian para nabi dan rasul yang menuliskannya dengan tuntunan Roh Kudus.

Lalu bagaimana dengan saksi kebangkitan Yesus, apakah dapat dipercaya? Seorang penulis berita yang bernama flaveous Javeous, seorang non-Yahudi, yang dalam tulisannya menceritakan tentang keberadaan Yesus ketika ada di kayu salib, dan mengkisahkan bagaimana kekejaman tantara romawi ketika menyalibkan Yesus. Itu artinya, ada seorang Yesus yang pernah benar-benar eksis di dunia ini. Ditambah lagi adanya kesaksian dari murid-murid-Nya, yang melihat secara langsung kebangkitan Yesus. Dan bukan itu saja, ketika Yesus akan naik ke surga, kenaikan-Nya itu, dilihat oleh 500 pasang mata. Ini merupakan kebenaran yang tak dapat dibantahkan karena yang menulis tentang Yesus bukan saja, Alkitab, namun juga buku-buku lain yang mengkisahkan bagaimana Yesus eksis, dan bangkit.

Namun hal yang paling sempurna adalah apa yang Roh Kudus saksikan di dalam hati kita, Roh kudus menyatakan kuasa kebangkitan-Nya di dalam kehidupan kita. Tuhan Yesus memberkati.#HD

Team Pastori
GIA Kopo Permai

KETEGUHAN HATI

💒 Words📖 of God🎚️ Rabu, 29 Maret 2023

Yosua 1:9
Bukankah telah KU-perintahkan kepadamu: Kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, Sebab TUHAN, ALLAHmu, menyertai engkau, kemanapun engkau pergi.

_Keteguhan Hati Ialah Kemampuan mengendalikan diri dalam pikiran dan emosi, serta mampu mengalahkan semua godaan dan masalah-masalah yang datang dalam hidup kita.

Orang yang memiliki keteguhan hati maka pendiriannya teguh, bermental baja, Keyakinan kuat, Optimis, tidak mudah Ciut, Kecewa, Kuatir, Takut, serta tidak menyalahkan keadaan dan sesama. Tidak minder dengan keterbatasan. Serta mampu melihat kesulitan sebagai kesempatan menunjukkan IMAN/ PERCAYA kita, kepada TUHAN YESUS dan Firman-NYA.

Supaya Memiliki Keteguhan Hati,
(1) Gunakanlah Mulut (Lidah) kita selalu untuk memperkatakan Firman TUHAN. Hidup Dan Mati Dikuasai Lidah, Siapa Suka Menggemakannya Akan Memakan Buahnya, Amsal 18:21

(2) Isilah Pikiran Kita dengan Firman TUHAN dan Merenungkannya Siang Malam. Pikirkanlah Perkara yang diatas, bukan yang di Bumi, Kolose 3:2

(3) Lakukanlah Firman TUHAN dengan Segenap Hati Kita.

Setiap orang yang mendengar Perkataan-KU Ini (Firman TUHAN) Dan melakukannya, Ia sama dengan Orang yang Bijaksana, yang mendirikan Rumahnya diatas batu, di masa sesulit apapun tetap Teguh, tidak tergoyahkan.. TETAPLAH PERCAYA pada TUHAN YESUS. Amin. (YHN)

Team Pastori,
GIA Kopo Permai

MENGHASILKAN BUAH YANG TERBAIK

💒 Words📖 of God🎚️ Sabtu, 4 Maret 2023

Yohanes 15:2 Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah.

Berbuah di dalam Kristus menjadi tanda di mana terjadinya kehidupan umat Kristiani.

Setiap kita yang memiliki hubungan erat dengan Tuhan pasti menghasilkan buahnya. Di antaranya kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemah lembutan, penguasaan diri, adalah buah yang harus kita hasilkan di dalam Yesus Kristus.

POHON YANG SEHAT MENGHASILKAN BUAH YANG BAIK, BUAH ROH HANYA DAPAT DIHASILKAN KETIKA KITA MEMILIKI HUBUNGAN YANG INTIM DENGAN TUHAN.

Tuhan Yesus memberkati..#PI

Team Pastori
GIA Kopo Permai

KEBIASAAN-KEBIASAAN YANG KITA LAKUKAN AKAN MEMBENTUK KARAKTER

💒 Words📖 of God🎚️ Selasa, 11 Oktober 2022

Yeremia 10:2a, Beginilah firman TUHAN : “Janganlah biasakan dirimu dengan tingkah langkah bangsa-bangsa.”

Disadari atau tidak, apa yang kita lakukan setiap harinya, lama-kelamaan akan menjadi sebuah KEBIASAAN.

Jika kita kerap datang terlambat, bangun siang, mengeluh, berpikir negatif, dan itu sudah menjadi KEBIASAAN, yang pada suatu saat akan membentuk KARAKTER kita.

Apabila kita perhatikan ternyata orang-orang yang berhasil dalam Bidang yang mereka tekuni dan geluti adalah orang-orang yang memiliki KEBIASAAN yang POSITIF, mereka memiliki KEBIASAAN untuk KONSISTEN menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, BERFOKUS pada TUJUAN, mengisi diri dengan TERUS BELAJAR, memiliki PIKIRAN setiap pagi untuk selalu BERSYUKUR dan POSITIF, serta terus DISIPLIN dan berpegang teguh pada KOMITMEN HIDUP dalam KEBENARAN KEPADA TUHAN untuk meraih keberhasilan dalam hidupnya.

Melalui Santapan Rohani hari ini kita diingatkan dan dikuatkan kembali untuk terus memiliki Kebiasaan-kebiasaan yang baik, dan terus berubah kepada Tujuan Tuhan dalam hidup kita. Amin

Tuhan Yesus memberkatiYHN

Team Pastori
GIA Kopo Permai

Pelarian yang Tepat

💒 Words📖 of God🎚️ Rabu, 13 April 2022

1 Samuel 1:10
Dan dengan hati pedih ia berdoa kepada TUHAN sambil menangis tersedu-sedu.

Saat di tengah pergumulan, ke mana orang-orang berlari? “Media sosial?” Media sosial ini terlihat mampu menggeser posisi Tuhan. Sebab media sosial menjadi pelarian yang sangat diminati sekian banyak orang untuk berkeluh kesah dan memanfaatkannya untuk melampiaskan emosi yang sedang dirasakan. Misalnya, ketika lagi berselisih dengan orang lain, seseorang akan menuliskan ungkapan hati, sindiran, pembelaan diri, cari perhatian melalui status media sosialnya.

Di dalam 1 Samuel 1, Hana sedang mengalami pergumulan yang berat, sehingga tidak dapat dihibur oleh siapa pun. Dia tidak dapat mengandung, padahal dalam budaya patriarkat Israel bila tidak melahirkan anak merupakan sebuah aib. Penina madunya masih menambah penderitaan Hana dengan menyakiti hatinya. Namun Hana tidak membalas sedikit pun perlakuan Penina dengan tindakan yang jahat. Hana mengadukan penderitaannya kepada Tuhan dan menyatakan keteguhan imannya dengan tekun berdoa.

Di dalam menjalani hidup, setiap orang pasti pernah dihadapkan dengan berbagai-bagai pergumulan. Mungkin juga ada orang yang mengejek, menghina, menghakimi dengan bentuk tindakan yang menyakitkan sehingga pergumulan anda terasa semakin berat. Namun pilihan tetap ada di tangan anda. Apakah anda terpancing ingin membalas kejahatan mereka dengan hal yang jahat juga? atau menjaga iman dengan datang kepada Tuhan dan mengadukan segala keluh kesah hatimu hanya kepadaNya? Ingat! membalas kejahatan bukanlah solusi yang tepat, sebab hal itu hanya memberi kepuasan sesaat. Yang tepat adalah datang dan berlindung kepada Tuhan yang selalu memberkati kita semua.
Tuhan Yesus memberkati.. 🙏🏻😇 (PI)

Team Pastori,
GIA Kopo Permai

Berbahagialah

💒 Words📖 of God🎚️ Sabtu, 19 Maret 2022

Amsal 16:20 Siapa memperhatikan firman akan mendapat kebaikan, dan berbahagialah orang yang percaya kepada TUHAN.

Hidup ini selalu diperhadapkan dengan berbagai pilihan. Dalam segala hal baik yang kecil maupun yang prinsip sekalipun. Demikianlah ketika seseorang mendapatkan firman, apakah ia akan memerhatikan atau mengabaikannya. Sekalipun benih firman ditaburkan di banyak tempat namun hasilnya juga akan berbeda tergantung bagaimana orang memilih untuk meresponinya. Firman Tuhan mencatat orang yang memerhatikan firman akan mendapatkan kebaikan dan orang yang percaya kepada Tuhan akan berbahagia, tentu saja ada alasan di balik semuanya itu.

Jika orang memerhatikan firman dan melakukannya (taat) maka dia akan menjadi orang yang mendapatkan kebaikan. Sebab ketika dia melakukan prinsip kebenaran firman maka Tuhan juga akan memberkatinya dan setiap orang yang percaya kepada Tuhan akan berbahagia. Di saat banyak orang menjadi takut dan khawatir akan keadaan akhir-akhir ini, orang yang percaya kepada Tuhan akan tetap tenang sebab seluruh hidupnya diserahkan dalam penjagaan dan pertolongan Tuhan.

Tidak ada suatu kebahagiaan apapun yang diberikan dari dunia ini sama seperti damai sejahtera yang diberikan Tuhan kepada kita. Apapun yang terjadi dalam hidupnya, tidak akan dapat mencuri damai sejahtera yang telah Tuhan berikan. Ia tidak perlu khawatir sebab Tuhan adalah Allah yang dapat dipercaya. Saat-saat ini bukankah hanya Tuhan yang dapat kita andalkan? Kepada siapa dan apa yang dapat menjamin keselamatan dan keamanan hidup kita? Tidak ada siapapun yang dapat menyelamatkan kita kecuali Tuhan.

Berbahagialah orang yang mempunyai Allah Yakub sebagai penolong, yang harapannya pada TUHAN, Allahnya.#FK

Team Pastori
GIA Kopo Permai

Tuhan Perlindunganku

💒 Words📖 of God🎚️ Kamis, 3 Februari 2022

Mazmur 27:1
” Tuhan adalah terangku dan keselamatanku, kepada siapakah aku harus takut? Tuhan adalah benteng hidupku, terhadap siapakah aku harus gemetar?

Tak seorang pun tahu perihal hari esok! Manusia hanya bisa meramal, merancang dan membuat perkiraan-perkiraan, tapi hanya Tuhan yang tahu pasti. Mari jalani hidup ini dengan penuh penyerahan diri🧎🏻‍♂️🧎‍♀️ kepada Tuhan. Kita tahu bahwa hidup penuh tantangan, ujian dan ketidakmengertian akan masa depan. Untuk itu banyak orang menempuh segala cara untuk mencoba melihat masa depannya dengan bertanya kepada dukun, paranormal🔮 dan sebagainya dengan harapan beroleh kekuatan, perlindungan dan jaminan. Namun sebagai orang percaya kita punya Tuhan Yesus yang senantiasa menjaga, melindungi dan menyertai kita.

Jika masalah datang, berbagai pergumulan menghampiri kehidupan kita, bersyukurlah!🤲 Karena saat kita menghadapi masalah dan pergumulan, kita akan memaksimalkan iman percaya kita kepada Tuhan. Kita akan lebih mengandalkan Dia dan kita akan melihat, menyaksikan dan mengalami kekuatan, perlindungan dan pertolongan Tuhan dalam hidup. Karena itu marilah kita bergantung penuh hanya kepada Tuhan Yesus bukan kepada diri kita sendiri, orang lain atau kepada apa pun di dunia🌏 ini.

Tempat yang paling aman adalah dalam perlindungan Yang Maha Tinggi, pastikan kita selalu berada di sana senantiasa.#FK

Team Pastori,
GIA Kopo Permai

Jagalah Lidah! Banyak Mendengar, Sedikit Bicara

💒 Words📖 of God🎚️ Selasa, 11 Januari 2022

Mazmur 34:14
Jagalah lidahmu terhadap yang jahat dan bibirmu terhadap ucapan-ucapan yang menipu.

Dari ayat tersebut, Tuhan menghendaki setiap kita menjaga lidah👅; banyak mendengar👂 daripada berbicara🗣️. Ada waktunya kita harus berbicara🗣️, namun ada waktunya juga kita harus menjadi pendengar👤 yang baik. Hati ❤️ yang cepat mendengar👂 akan membuat kita mampu melihat dengan lebih jelas👀 permasalahan dari sudut pandang orang lain sehingga bisa menghindarkan kita dari amarah berlebihan😡🤬 yang dapat merusak diri kita sendiri dan menyakiti orang lain.

Orang yang takut akan Tuhan, pasti mampu menjaga hati ❤️ dan pikiran🧠, juga lidahnya. Di saat berbicara🗣️, perkataannya pasti mendatangkan berkat, kasih, damai sejahtera, menguatkan, memberi semangat💪 dan memberkati orang yang mendengarnya🫂🤗.

Tetapi orang yang tidak bisa menjaga lidahnya👅 dan menggemakannya, di manapun pasti tidak disukai orang dan memiliki banyak musuh, karena lidahnya “seperti pisau cukur🔪 yang diasah”, sehingga tanpa disadari, banyak orang terluka karenanya, bahkan bisa menjadi batu sandungan.

Karena itu hendaklah kita banyak mendengar melalui telinga👂kita terhadap nasihat, teguran dan hal-hal positif lainnya bahkan juga yang sangat terutama adalah mendengar firman Tuhan📖, yang dimana pengetahuan, kebijaksanaan dan kepandaian yang semakin ditambahkan dan juga berkat-berkat Tuhan yang semakin dinyatakan dalam hidup kita😇♥✝️.

Yukkk.. mari sama-sama kita belajar menghargai dan mencintai hidup ini sehingga kita tetap melihat hari-hari baik!☄️ maka sama-sama kita menjaga lidah kita dari ucapan-ucapan jahat dan menipu. Sehingga hidup no kita menjauhi yang jahat dan melakukan yang baik, yang penuh berkat dan damai.
Tuhan Yesus memberkati.. 🙏🏻😇#PI

Team Pastori
GIA Kopo Permai

Kasih menjadi Dasar Penginjilan

💒 Words📖 of God🎚️ Kamis, 21 Oktober 2021

Yohanes 4:10
“Jawab Yesus kepadanya: “Jikalau engkau tahu tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu: Berilah Aku minum! Niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup.”

Ingatkah kita akan cerita pada perikop ini? Disaat ahli-ahli taurat memandang perempuan Samaria🤦‍♀️ ini sebagai orang berdosa yang patut ditinggalkan, namun Yesus memandangnya sebagai domba yang harus diselamatkan.

Ia datang dengan kasih yang tulus❤️, merendahkan diri dengan meminta minum dan menyatakan dirinya sebagai air💦 yang menghidupkan.

Langkah pertama yang dilakukan oleh Yesus ketika memberitakan Injil adalah datang dengan cara pandang yang benar yaitu Kasih❤️, bukan dengan penghakiman🧏‍♂️, bukan juga dengan suatu perdebatan🗣️, namun menyatakan kasih❤️.

Demikian juga yang harus kita lakukan sebagai orang percaya yang hidup di zaman modern, beritakan Injil dengan dasar Kasih, sehingga buah-buah yang muncul juga buah-buah yang benar yang melahirkan jiwa-jiwa yang mengenal Allah.

Jika kita datang dengan kasih maka kita sedang datang memperkenalkan pribadi Allah yang sejati. Amin. (NV)

Team Pastori
GIA Kopo Permai

Yesus Membawa Terang

💒 Words📖 of God🎚️ Senin, 18 Oktober 2021

Yesaya 9:1 

“Bangsa yang berjalan di dalam kegelapan telah melihat terang yang besar; mereka yang diam di negeri kekelaman, atasnya terang telah bersinar”

Setelah manusia jatuh dalam dosa, dunia seakan berjalan dalam kegelapan ⚫👨🏽‍🦯, manusia makin hari semakin jahat dan jalannya hanya menuju kebinasaan karena upah dosa yang diperbuat manusia.

Namun kedatangan Yesus kedunia membawa terang yang besar ✝️💡, membuka sebuah pengharapan yang nyata untuk manusia memperoleh keselamatan, inilah yang sering disebut sebagai Anugerah untuk kita semua orang yang berdosa yang percaya kepada-Nya. Yesaya menyebutnya sebagai bangsa yang berjalan dalam kegelapan⚫👨🏽‍🦯 namun telah melihat terang yang besar💡☀️, itulah Yesus✝️ yang membawa terang keselamatan bagi dunia.

Oleh karenanya, mari perkenalkan terang itu kepada dunia lewat kehidupan kita, dunia perlu melihat terang agar tidak jatuh dalam kebinasaan, terang itu akan nampak dari kehidupan orang-orang percaya sebagai cerminan Kristus di dunia, mulailah dari hal-hal kecil hari ini dengan menjadi teladan dalam perkataan🗣️, bersikap dan dalam kehidupan sosial. Mulai dari lingkungan terkecil dan mintalah pimpinan Roh Kudus agar terang itu dapat dikenal nyata oleh dunia👀.
Amin. Tuhan Yesus memberkati. (NV)

Team Pastori,
GIA Kopo Permai