HAL YANG TERPENTING

💒 Word📖 of God🎚️ Senin, 9 September 2024

Pengkotbah 10:8-10 “Barang siapa menggali lubang akan jatuh ke dalamnya, dan barang siapa mendobrak tembok akan dipagut ular. Barang siapa memecahkan batu akan dilukainya; barang siapa membelah kayu akan dibahayakannya. Jika besi menjadi tumpul dan tidak diasah, maka orang harus memperbesar tenaga, tetapi yang terpenting untuk berhasil adalah hikmat.”

Sungguh menarik kalimat yang disusun pada ayat di atas.  Pengkotbah ingin membukakan mata kita bahwa semua hal yang kita kerjakan di dunia ini selalu memunculkan akibat dan risiko. Orang yang menggali lubang maka memiliki risiko akan jatuh ke dalam lubang yang ia buat.  Orang yang memecahkan batu, memiliki risiko terluka karenanya. Orang yang menunda untuk tidak mengasah peralatan besinya maka ia harus menyediakan tenaga lebih banyak sebagai penggantinya. Semua keputusan yang diambil memiliki risiko dan akibat.

Tetapi Pengkotbah menegaskan bahwa orang yang bijak akan terpelihara dari segala kerugian yang bisa muncul karena risiko dan akibat dari setiap tugas, pekerjaan, tuntutan, kesulitan dan tantangan hidup yang dihadapi bila kita memelihara hikmat. Dengan hikmat, kita dapat mempertimbangkan segala akibat dan risiko yang mungkin muncul. Hikmat menuntun kita kapan harus maju, kapan harus mundur. Kapan harus mengejar dan kapan harus menunda. Hikmat menjauhkan kita dari perangkap.

Oleh sebab itu jangan kita melupakan dan mengabaikan hikmat Tuhan.  Kita harus senantiasa mencari dan menantikan hikmat-Nya setiap hari. Memperoleh hikmat sungguh jauh melebihi memperoleh emas, dan mendapat pengertian jauh lebih berharga dari pada mendapat perak. (Amsal 16:16).#FK

Team Pastori
GIA Kopo Permai

Published by

Unknown's avatar

Yusak FS

Pastor at GIA Kopo Permai Bandung

Leave a comment