💒 Word📖 of God🎚️ Selasa, 27 Agustus 2024
Yohanes 10:4, Jika semua dombanya telah dibawanya ke luar, ia berjalan di depan mereka dan domba-domba itu mengikuti dia, karena mereka mengenal suaranya.
Sebagai manusia kita memiliki keterbatasan. Secanggih apapun manusia menciptakan alat untuk meramalkan kejadian di depan namun tetap saja bisa salah dan meleset. Peristiwa atau sesuatu yang terjadi tanpa kita duga seperti kematian, kecelakaan, bencana alam sering membuat rencana kita menjadi berantakan, sehingga kita menjadi kecewa dan bingung tak tahu harus bagaimana.
Rencana yang telah kita susun untuk kehidupan masa depan seolah hancur di depan mata.
Kondisi seperti itu dapat menjadikan kita bimbang dan khawatir.
Kita diperhadapkan pada kenyataan bahwa masa depan sungguh tak dapat diduga. Tetapi akankah hal itu menjadikan diri kita takut untuk melangkah ke masa depan? Tentu tidak.
Tuhan adalah Gembala yang baik bagi kita domba-domba-Nya. Ia yang memanggil dan menuntun kita. Tuhan sebagai Gembala akan berjalan di depan para domba-Nya. Berjalan di depan berarti Sang Gembala tahu persis ke mana arah tujuan-Nya. Dia akan membuka jalan dan mengantisipasi segala hal yang akan merintangi jalan di depan. Seandainya ada lembah kekelaman yang harus dilewati, Sang Gembala tetap menjaga dan melindungi domba-dombaNya. Ia pasti akan menuntun domba-dombaNya sampai padang rumput yang hijau dengan penuh keselamatan.
Yang harus dilakukan oleh domba-domba-Nya adalah mendengarkan suara dan mengikuti perintah-Nya. Oleh karena itu, kita tidak perlu khawatir mengenai masa depan kita. Percayalah, Tuhan tahu apa yang ada di depan kita. Ia telah menyiapkan dan membuka jalan bagi masa depan yang terbaik untuk kita. Ingatlah janji Tuhan: Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang (Amsal 23:18). Amin (YHN)
Team Pastori,
GIA Kopo Permai