💒 Words📖 of God🎚️ Rabu, 6 November 2024
2 Timotius 2:21 Jika seorang menyucikan dirinya dari hal-hal yang jahat, ia akan menjadi perabot rumah untuk maksud yang mulia, ia dikuduskan, dipandang layak untuk dipakai tuannya dan disediakan untuk setiap pekerjaan yang mulia.
Kita pasti pernah melihat tanah liat, Alkitab menyatakan bahwa Tuhan adalah penjunan dan kita adalah tanah liat (Yeremia 18:6). Tuhan ingin membentuk kita menjadi bejana yang indah dalam pandangan mata-Nya. Tetapi ada syaratnya, yaitu kita harus bersedia memberi diri dibentuk oleh-Nya. Jika kita tidak mau dibentuk, maka kita bisa hidup terpisah selamanya dengan Allah. Sungguh mengerikan.
Pilihan ada di tangan kita. Setiap kita sebagai manusia diberikan kehendak bebas untuk memilih. Dari pilihan-pilihan yang sederhana sampai dengan pilihan-pilihan yang menentukan nasib kekal kita. Sebagai contoh, ketika bangun pagi apakah kita berdoa atau langsung pegang handphone? Untuk menjadi perabot yang mulia seperti ayat di atas, tentu kita harus diproses. Tidak menyenangkan, tetapi in semua untuk menjadikan kita murni, Dalam proses kita harus menyucikan segala pikiran perkataan, dan perbuatan kita.
Nah, jika kita memang mencintai Tuhan, kita pasti akan bersedia melakukannya. Kita tidak mau membuat hati Tuhan menjadi sedih. Kita mau selalu menyenangkan hati-Nya. Untuk mengetahui isi hati-Nya, kita perlu dekat dengan Tuhan. Caranya? Selain dengan berkomunikasi dengan-Nya melalui doa, kita juga harus membaca Alkitab. Bagaimana kita bisa tahu apa mau-Nya jika kita tidak mengetahui apa tujuannya datang ke dunia ini dan apa saja yang dilakukan Tuhan Yesus selama di dunia ini? Bukan lagi kita bergantung katanya orang, melainkan kita punya tanggung jawab untuk berjumpa secara langsung dengan Tuhan. Tuhan Yesus memberkati.#PI
Team Pastori
GIA Kopo Permai