💒 Word📖 of God🎚️ Selasa, 1 Oktober 2024
Pengkhotbah 9:2
“Segala sesuatu sama bagi sekalian; nasib orang sama: baik orang yang benar maupun orang yang fasik, orang yang baik maupun orang yang jahat, orang yang tahir maupun orang yang najis, orang yang mempersembahkan korban maupun yang tidak mempersembahkan korban. Sebagaimana orang yang baik, begitu pula orang yang berdosa; sebagaimana orang yang bersumpah, begitu pula orang yang takut untuk bersumpah.”
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mengartikan kata “nasib” ialah sesuatu yang sudah ditentukan oleh Tuhan atas diri seseorang. Bagi saudara sekalian mungkin sudah tidak asing lagi dengan kata “nasib” ini. Nasib dapat juga memiliki arti yang seruoa dengan kata “takdir” dalam bahasa Indonesia.
Perenungan kita pada hari ini adalah mengenai nasib setiap orang yang ada di muka bumi ini. Apakah setiap orang memiliki nasibnya masing-masing? Ya pasti. Tapi apakah nasib masing-masing manusia itu memliki kesamaan? Jika membaca nats kita pada hari ini, maka jawaban nya adalah “Iya” bahwa manusia memiliki kesamaan nasib. Kesamaan nasib itu adalah “kematian” yang akan dialami oleh manusia.
Kematian adalah nasib yang sama untuk semua orang yang hidup di muka bumi ini, tanpa terkecuali. Baik itu orang percaya maupun tidak percaya Tuhan; baik orang kaya maupun orang miskin; baik orang pintar maupun orang bodoh. Penulis kitab Pengkhotbah menyatakan dengan jelas bahwa “Seperti ikan yang tertangkap dalam jala yang mencelakakan, dan seperti burung yang tertangkap dalam jerat, begitulah anak-anak manusia terjerat pada waktu yang malang, kalau hal itu menimpa mereka secara tiba-tiba.”(Pengkhotbah 9:12)
Namun perenungan ini bukan bertujuan untuk menghancurkan setiap usaha atau perjuangan kita selama kita Hidup. Kita diajarkan untuk tetap menghidupi apa yang kita kerjakan sekarang ini (Pkh. 9:10). Ingatlah juga bahwa kita harus menjaga hidup kita di hadapan Allah selagi kita hidup di dunia ini. Teruslah berjuang dan berusaha serta menikmati kasih karunia Tuhan yang kau alami sekarang ini. Amin (AH)
Team Pastori,
GIA Kopo Perma